Sentra Healthcare AI — Our Story
Teknologi yang Bekerja untuk Nakes, Bukan Sebaliknya.
Sentra Healthcare AI adalah platform kecerdasan buatan yang dirancang khusus untuk memperkuat layanan kesehatan primer di Indonesia — dimulai dari Puskesmas. Lahir dari 45,030 data kasus pasien nyata, bukan asumsi.
Cerita Utama Kami
Tesis Keselamatan Sistemik: Rasionalisasi Klinis di Balik Sentra
Insiden klinis pada 13 dan 21 Februari 2025 di fasilitas kami mengekspos sebuah defisiensi struktural yang krusial — sebuah pola yang dalam literatur sistem kesehatan diidentifikasi sebagai sindrom “Tiga Terlambat”: keterlambatan dalam pengambilan keputusan, eskalasi rujukan, dan penanganan medis definitif. Mengobservasi anomali sistemik ini, saya bersama dr. Nanda (dr. Dibya) dan dr. Boyong mengonsolidasikan sebuah komite strategis internal. Konklusinya absolut: pendekatan reaktif tidak lagi memadai; kita menuntut sebuah intervensi arsitektur klinis yang fundamental.
Fase krisis tersebut memicu dua manuver operasional yang dieksekusi secara simultan. Lini pertama berfokus pada desentralisasi diagnostik melalui pemberdayaan ultrasonografi (USG) bagi bidan di garda terdepan. Lini kedua bermuara pada rekayasa Sentra. Selama satu tahun masa inkubasi, saya mengambil peran penuh sebagai dokter-teknolog, melakukan co-engineering kecerdasan komputasional sejak baris kode pertama. Langkah ini dilandasi oleh satu prinsip fundamental dasar saya:
“Ilmu kesehatan ini terlalu luas, terlalu banyak untuk dipahami seluruhnya. Maka dari itu, gunakan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) untuk membantu kita, dan gunakan hati nurani kita sebagai dokter.”
Sentra dibangun murni di atas ekuilibrium tersebut. Tujuannya adalah menciptakan ekosistem proaktif yang memutus asimetri informasi, memanfaatkan daya komputasi untuk memetakan risiko pasien jauh sebelum ambulans menyentuh pelataran rumah sakit, namun tetap menyerahkan keputusan akhir pada nurani medis manusia.
Perlu dicatat bahwa sebelum insiden tersebut, fasilitas kami telah berhasil mempertahankan zero mortality rate (tingkat mortalitas nol) sejak awal masa kepemimpinan saya. Insiden Februari 2025 bukan kegagalan internal — melainkan eksposur terhadap kerentanan sistemik eksternal yang menembus batas fasilitas. Integrasi arsitektur Sentra mencapai titik ekuilibrium pada Januari 2026, memperkuat proteksi yang sudah ada dengan kecerdasan komputasional. Meskipun demikian, memonopoli instrumen mitigasi risiko sekuat ini secara eksklusif merupakan sebuah ironi ekologis dalam dunia kesehatan.
Saya sangat menyadari probabilitas kegagalan. Mungkin Sentra masih memiliki celah, atau kinerjanya mungkin lebih buruk dari kalkulasi di atas kertas. Namun di sisi lain, ada probabilitas 50% yang solid bahwa Sentra adalah solusi nyata yang selama ini kita cari. Petuah mengatakan bahwa satu orang tidak akan mengubah dunia, namun satu inovasi yang berani dieksekusi selalu lebih bernilai secara klinis daripada ribuan ide sempurna yang hanya diam di dalam kepala.
— Disampaikan saat Rapat Internal RSIA Melinda DHAI, 22 Januari 2026 · dr. Ferdi Iskandar
Mengapa Ini Penting
Krisis yang Tidak Bisa Menunggu
Berdasarkan pembaruan data tahun 2026, lebih dari 4.100 ibu hamil meninggal dunia setiap tahunnya (sekitar 1 ibu meninggal setiap jam).
Kajian klinis di berbagai rumah sakit Indonesia menyimpulkan bahwa faktor utama kematian maternal yang sebenarnya bisa dicegah ini adalah “Tiga Terlambat”: Terlambat mengambil keputusan, terlambat proses rujukan/transportasi, dan terlambat mendapatkan penanganan medis yang memadai setibanya di fasilitas kesehatan. Sekitar 80–90% kematian ibu di rumah sakit berasal dari kelompok rujukan yang terlambat.
Laporan Menkes: Pada periode 2023–2025, Kementerian Kesehatan mengungkap adanya 51 aduan dugaan malpraktik. Dari jumlah tersebut, tercatat ada 24 kasus yang menyebabkan pasien meninggal dunia.
Meskipun tidak seluruhnya berujung kematian, berbagai studi di RS tingkat daerah di Indonesia melaporkan insiden salah resep, salah dosis, atau kelalaian dokumentasi menyentuh persentase kejadian antara 15% hingga 88% di poliklinik maupun rawat inap.
Pemerintah mencatat tingginya kematian akibat kanker (seperti payudara dan serviks) karena minimnya skrining awal. Pasien terlambat terdiagnosis dan baru ditangani saat sudah memasuki stadium lanjut.
Tim & Kepemimpinan
Dibangun oleh Dokter, untuk Dokter dan Tenaga Kesehatan
Sentra tidak dibangun oleh teknolog yang masuk ke dunia healthcare. Ini dibangun oleh eksekutif healthcare aktif yang, setelah lebih dari satu dekade menghadapi kegagalan sistemik, membangun solusi dari nol.
Dr. Ferdi Iskandar, S.H., M.Kn., CMDC, CLM
Founder, CEO & Clinical Steward
Dokter berlisensi dengan 15+ tahun pengalaman klinis. CEO rumah sakit swasta selama 10+ tahun. Multidisiplin ilmu Kedokteran dan Hukum Perdata — Analisis 70+ kasus hukum pada tenaga medis. Artificial Intelligence Enthusiast. Membangun Sentra sejak Maret 2025.

“Di balik setiap inovasi dan keputusan strategis saya sebagai CEO di Melinda DHAI dan Sentra Healthcare Artificial Intelligence, ada satu tujuan sederhana: memuliakan kehidupan manusia. Saya percaya bahwa teknologi terbaik adalah yang bekerja dalam diam untuk mendukung keselamatan pasien dan kesejahteraan masyarakat.”
dr. Dibya Arfianda, Sp.OG
Dokter Spesialis Obstetri dan GinekologiIndonesiaSpesialis Obstetri-Ginekologi yang memvalidasi logika klinis Sentra di domain maternal-fetal. Kontributor utama pengembangan modul POGS untuk penurunan angka kematian ibu.
dr. Boyong Baskoro, Sp.OG
Dokter Spesialis Obstetri dan GinekologiIndonesiaSpesialis Obstetri-Ginekologi yang memperkuat rigor klinis Sentra di berbagai fasilitas. Fokus pada standar pelayanan maternal healthcare di tingkat nasional.
Nathanael Kevin Susanto, BIT, M.Tech
Software Engineer, Visa WorldwideSingaporeMemastikan kualitas dari Sentra Healthcare memiliki tingkat reliabilitas yang tinggi. Menjembatani standar enterprise dengan kebutuhan healthcare.
Operations & Administration
Joseph Arianto, S.Gz.
Clinical and Patient Liaison AuditMenjembatani komunikasi antara tim klinis dan pasien, memastikan standar pelayanan terjaga melalui audit berkala.
Oriza Rahmawati A.Md.Keb
Clinical and Patient Liaison AuditAudit interaksi klinis-pasien dengan latar belakang kebidanan, memastikan kepatuhan protokol pelayanan maternal.
Nurmayatul Handayani A.Md.RMIK
Office AdministratorMengelola administrasi kantor, rekam medis, dan informasi kesehatan sesuai standar RMIK nasional.
dr. Armando Hadyono Joko Sasmito, M.Kes
OperationsMengawasi operasional harian dan memastikan kelancaran alur kerja klinis di seluruh unit layanan.
dr. Auliya Pratama Afandi
Head of Quality Assurance & ControlMemimpin penjaminan mutu layanan, audit kualitas klinis, dan penerapan standar akreditasi.
Apt. Umul Farida M.Farm
Head of Pharmacotherapy AuditMemimpin audit farmakoterapi, memastikan keamanan peresepan dan kepatuhan terhadap formularium nasional.
Michael Subrata
Infrastructure OfficerMengelola infrastruktur teknologi dan memastikan ketersediaan serta keandalan sistem operasional Sentra.
Test Pilot
dr. Radea Renozadra
Test PilotMenguji dan memvalidasi fitur klinis Sentra dalam alur kerja pelayanan pasien secara langsung.
dr. Novia Dwi Anggraini
Test PilotMenguji modul diagnostik dan memberikan umpan balik klinis untuk penyempurnaan sistem.
Pilot Sites
Validasi Klinis Nyata, Bukan Sekadar Demo
Setiap fitur Sentra divalidasi di fasilitas kesehatan nyata dengan data pasien nyata. Dari Puskesmas hingga rumah sakit rujukan.
RSIA Melinda DHAI
Laboratorium klinis utama Sentra. Rumah Sakit Ibu dan Anak untuk validasi klinis dan pilot deployment. Partner utama pengembangan dan pengujian modul maternal healthcare.
Puskesmas Balowerti Kota Kediri
Sumber 45,030 data kasus pasien nyata yang menjadi fondasi mesin AADI V4.3. Deployment aktif AADI & Sentra Assist.
Ekosistem Produk
Platform Modular yang Tumbuh Bersama Kebutuhan
Setiap produk Sentra beroperasi sebagai modul independen yang dapat diaktifkan sesuai kebutuhan fasilitas — dari klinik kecil hingga rumah sakit rujukan.
AADI
Sedang DiujiMesin inferensi diagnostik otonom yang mengoperasikan arsitektur multi-layer reasoning di atas korpus 45,030 rekam medis tervalidasi. Mengintegrasikan Iskandar Engine V4.3 dengan 159 entitas penyakit, 1,930 pemetaan ICD-10, 8-rule safety gate system, dan deteksi interaksi obat dengan akurasi 95%. Setiap keluaran diagnostik melewati pipeline validasi bertingkat sebelum mencapai layar dokter.
Audrey
Sedang DiujiAsisten klinis berbasis native audio yang ditenagai Google Gemini Live — dirancang untuk beroperasi secara real-time selama konsultasi pasien. Audrey memproses streaming suara pada codec 24kHz, melakukan grounding terhadap MedGemma untuk konsep medis, dan menghasilkan insight diagnostik yang dikalibrasi untuk sumber daya fasilitas kesehatan primer. Pipeline pelatihannya mencakup Supervised Fine-Tuning pada Vertex AI dan RLHF alignment oleh Clinical Steward.
Intelligence Dashboard
Sedang DiujiPlatform komando terpadu yang mengorkestrasi seluruh ekosistem Sentra dalam satu antarmuka. Mengintegrasikan EMR auto-fill via Playwright RPA engine, ICD-X multi-version unification (2010/2016/2019), LB1 national report automation, medical calculator suite (SenCall), telemedicine WebRTC, ACARS real-time communication, dan admin console dengan KPI monitoring — seluruhnya terhubung melalui Socket.IO bidirectional bridge.
Sentra Assist
Sedang DiujiChrome Extension (Manifest V3) yang bertindak sebagai jembatan otomasi antara Intelligence Dashboard dan sistem EMR nasional. Mengeksekusi transfer data klinis terstruktur — anamnesis, diagnosis, resep — melalui RPA orchestrator.
Telemedicine
Sedang DiujiInfrastruktur konsultasi jarak jauh berbasis WebRTC peer-to-peer dengan adaptive bitrate streaming pada resolusi HD 720p. Dilengkapi virtual waiting room, e-prescription modal, transfer file hasil laboratorium, dan auto-generasi SOAP note pasca-sesi — seluruhnya terenkripsi dan terintegrasi dengan sistem penjadwalan appointment.
Med-Cognitive
Sudah DibangunArsitektur jaringan syaraf digital yang berfungsi sebagai persistent cognitive layer bagi seluruh agen AI Sentra. Med-Cognitive mengimplementasikan mekanisme long-term memory retrieval berbasis semantic embedding — memungkinkan setiap agen mengakses, mengonsolidasi, dan memanggil kembali keputusan klinis, preferensi terapeutik, dan konteks historis pasien lintas sesi tanpa degradasi informasi. Sistem ini meniru prinsip konsolidasi memori pada korteks prefrontal manusia: encoding, storage, dan retrieval — ditranslasikan ke dalam infrastruktur komputasional yang persisten dan queryable.
ReferraLink
Sedang DiujiNeural reasoning engine yang secara real-time memproses dan menganalisis fluktuasi regulasi BPJS dan polis asuransi swasta. Mengoperasikan decoupled awareness algorithm untuk dynamic claim optimization — melakukan cross-referencing antara regulasi terbaru dengan diagnosis rujukan pasien secara instan. Verifier Insights menyuntikkan rekomendasi berbasis probabilitas keberhasilan klaim tertinggi kepada tim verifikator, secara radikal meminimalisir anomali dan penolakan klaim.
MELLY
Sedang DibangunMedical Enhanced Liaison for You — bukan sekadar chatbot, melainkan agen virtual yang ditugaskan secara eksklusif untuk setiap pasien. Dibangun di atas Multiple Agentic Orchestration via Google Vertex AI. Mendampingi pasien secara proaktif dari fase prakonsepsi, kehamilan, persalinan, hingga pediatrik (usia 18 tahun). Menginjeksi edukasi berbasis evidence-based protocols dari WHO Guidelines on Antenatal Care, dan secara mandiri menyusun sintesis laporan medis berkala yang diinjeksikan langsung ke dalam Rekam Medis Elektronik pasien.
Melinda Dashboard
Sedang DibangunUnified single-page application yang membongkar silo data antar-departemen, menciptakan interoperabilitas absolut di seluruh ekosistem RSIA Melinda. Antarmuka adaptif dengan hyper-customization yang menyesuaikan profil pengguna — perhitungan jasa medis, insentif, dan metrik performa terintegrasi real-time dengan backend RME. Dilengkapi Lifestyle API Integration sebagai asisten eksekutif staf melalui command line atau instruksi suara.
Melinda Shield
Sedang DibangunArsitektur keamanan siber prediktif dan otonom dengan perlindungan data tingkat militer melalui lima layer pertahanan: (I) VaultAES-256 GCM + Blockchain Ledger dengan AI Behavioral Heuristics RNN/CNN dan Bio-Gatekeeper IoT via RTLS triangulasi, (II) EHR Shield dengan Dynamic Geofenced Encryption dan Temporal Access Decay berbasis jadwal shift, (III) Sub-Second Containment dengan micro-segmentation < 1 detik dan autonomous telemetry ke regulator, (IV) The Tracer untuk resolusi identitas ancaman internal/eksternal via Global Threat Intelligence, (V) Autonomous Resource Reallocation dengan Spatio-Biometric Sync dan God-Eye view real-time compliance dashboard.
Autonomous Admission
Sedang DibangunSistem eliminasi antrean fisik pasien obstetri melalui Vision AI extraction dari dokumen rujukan digital, validasi otomatis jadwal spesialis pada SIMRS, dan bridging ke peladen asuransi kesehatan nasional di background. Berfungsi sebagai navigator kesehatan digital — pengingat jadwal USG, kepatuhan suplemen esensial, dan rekomendasi klinis berkala sepanjang siklus kehamilan.
Smart Triage
Sedang DibangunAsesmen awal terstruktur via komunikasi asinkron sebelum konsultasi tatap muka. Mengumpulkan parameter krusial pediatrik (suhu, riwayat kejang) dan obstetri (usia kehamilan, frekuensi kontraksi, indikasi perdarahan) menggunakan diksi yang menjaga ketenangan psikologis. Output dikompilasi menjadi draf SOAP untuk dokter — dan apabila algoritma mendeteksi anomali gawat darurat (ketuban pecah dini), sistem secara otonom memicu protokol eskalasi PONEK/IGD.
Proactive Care Navigator
Sedang DibangunKontinuitas layanan proaktif pasca-discharge. Menganalisis basis data RME untuk menjadwalkan intervensi preventif — notifikasi otomatis imunisasi dasar anak, pemantauan jarak jauh pemulihan luka bedah dan laktasi pada masa nifas, serta instrumen skrining awal deteksi depresi pascasalin. Memposisikan institusi sebagai penyedia continuum of care.
Ambient Scribe
Sedang DibangunPerekaman klinis ambien berbasis natural language processing yang mengidentifikasi dan memisahkan dialog klinis dari percakapan latar. Mentranskripsi parameter vital — taksiran berat janin, lingkar kepala, frekuensi DJJ — dan memetakannya secara presisi ke kolom Rekam Medis Elektronik, membebaskan tenaga medis dari beban dokumentasi manual.
Critical Alert System
Sedang DibangunIntegrasi langsung dengan Sistem Informasi Laboratorium dan perangkat telemetri untuk unit perawatan intensif. Mendeteksi deviasi signifikan pada parameter fisiologis — perburukan gas darah, indikasi gawat janin pada CTG — dan mentransmisikan peringatan kritis langsung ke perangkat seluler atau wearables dokter penanggung jawab, melewati alur pelaporan hierarkis manual.
Predictive Bed Management
Sedang DibangunSistem observasi real-time perubahan status klinis pasien pada RME. Saat otorisasi pemulangan diberikan, sistem memprakarsai rantai komando otonom tiga departemen simultan: finalisasi tagihan keuangan, disposisi obat pulang pada farmasi, dan work order desinfeksi pada housekeeping dengan SLA terukur — mengeliminasi bottleneck antar-departemen dan meningkatkan Bed Occupancy Rate.
AI Coding Auditor
Sedang DibangunAuditor internal yang memindai korespondensi antara kode ICD-10, ICD-9 CM, dengan bukti dokumentasi medis historis (laporan operasi, partograf). Mendeteksi diskrepansi dan ketidaklengkapan dokumen sebelum berkas diajukan — memitigasi risiko kerugian finansial akibat sengketa klaim asuransi kesehatan nasional maupun swasta.
OR Orchestrator
Sedang DibangunSinkronisasi logistik presisi untuk fasilitas bedah. Pada kedaruratan Seksio Sesarea Cito, sistem secara algoritmik merevisi jadwal operasi elektif, mengoordinasikan kehadiran tim bedah on-call, dan memverifikasi ketersediaan kantong darah spesifik pada unit transfusi — mengoptimalkan utilisasi ruang operasi dan menjamin kesiapan sumber daya kasus high-risk.
Pipeline
Akan Dibangun
POGS
Pregnancy Observation Global System — sistem observasi kehamilan menyeluruh yang memantau kondisi maternal-fetal dari trimester awal hingga persalinan, mendeteksi risiko secara real-time dan memicu eskalasi otomatis.
CDOS
Clinical Decision Orchestration System — mesin orkestrasi keputusan klinis multi-layer yang mengintegrasikan guideline nasional dan internasional ke dalam alur kerja diagnostik terstruktur.
TRIAGE
Sistem triase algoritmik berbasis skor keparahan yang mengklasifikasi prioritas pasien secara otomatis berdasarkan parameter vital dan keluhan utama di unit gawat darurat.
PREDICTION
Predictive analytics engine yang memanfaatkan machine learning untuk memodelkan trajektori klinis pasien — memprediksi risiko deteriorasi, readmisi, dan komplikasi sebelum terjadi.
Nilai Inti
Prinsip di Balik Setiap Keputusan
Nakes Pertama
Setiap fitur berakar dari kebutuhan nyata tenaga kesehatan. Kami mendengarkan sebelum membangun.
Keamanan Tanpa Kompromi
Enkripsi AES-256, audit log, dan arsitektur zero-trust — standar minimum untuk setiap data pasien.
Kepatuhan Regulasi
Dibangun mengikuti regulasi Kemenkes RI dan standar BPJS. Siap bermitra dengan ekosistem nasional.
Kualitas Kode
TypeScript strict, validasi Zod, parameterized query — standar produksi sejak hari pertama.
Inklusivitas Digital
Sistem berfungsi di jaringan terbatas dan perangkat sederhana. Infrastruktur bukan alasan seseorang tidak terlayani.
Iterasi Berkelanjutan
Setiap versi didorong umpan balik nyata dari lapangan. Pengembangan tidak berhenti pada peluncuran.
Bergabung
Ikut Membentuk Versi Terbaik Sentra
Masukan dari tenaga kesehatan dan mitra adalah bagian terpenting dari proses pengembangan kami.
Hubungi Tim Kami