Sejarah

Sejarah

Sejarah Sentra Assist melacak evolusi alat dukungan keputusan klinis dari ekstensi peramban sederhana menjadi platform CDSS komprehensif untuk layanan kesehatan primer Indonesia.

Era

Prototipe awal (2024)

Versi pertama Sentra Assist adalah ekstensi peramban dasar yang menyediakan pencarian ICD-10 sederhana dan pemeriksaan interaksi obat. Dibangun sebagai bukti konsep untuk menyematkan alat klinis langsung ke dalam alur kerja ePuskesmas.

Peristiwa kunci:

  • Commit pertama: ekstensi Chrome dasar dengan antarmuka popup
  • Menambahkan pemeriksa DDI dengan database DDInter
  • Mengimplementasikan pencocokan gejala-ke-penyakit sederhana

Iskandar Engine (awal 2025)

Mesin diagnosis dibangun kembali dari nol dengan pendekatan deterministik-first. Pendiri, dr. Ferdi Iskandar, menegaskan bahwa setiap saran diagnosis harus dapat dilacak ke aturan klinis spesifik, bukan tebakan AI kotak hitam.

Peristiwa kunci:

  • Memperkenalkan basis pengetahuan 159 penyakit dengan bobot epidemiologi Indonesia
  • Membangun protokol deteksi darurat 4-gerbang (TTV, HTN, glukosa, syok okult)
  • Menambahkan visualisasi keamanan lampu lalu lintas
  • Mengimplementasikan mode fallback KB-only (tanpa dependensi LLM)

DAS dan otomatisasi formulir (pertengahan 2025)

Data Ascension System diperkenalkan untuk memecahkan masalah entri ganda. Alih-alih menyalin data pasien dari ePuskesmas ke ekstensi secara manual, DAS secara otomatis mengambil dan memetakan bidang formulir.

Peristiwa kunci:

  • Pemindai DOM adaptif dengan penilaian kepercayaan
  • Pemeta semantik lokal untuk klasifikasi bidang
  • Penyimpanan pembelajaran untuk persistensi pemetaan per-fasilitas
  • Auto-fill untuk halaman anamnesa, diagnosa, dan resep

Arsitektur keamanan (akhir 2025)

Fokus utama pada keamanan klinis mengarah pada pengenalan beberapa sistem pengaman.

Peristiwa kunci:

  • Vital Guardrails: modul validasi 822 baris dengan hard stop dan soft flag
  • SYMPHONY Safety Bridge: pemetaan trajektori-ke-peringatan
  • PII Guard: hashing SHA-256 sebelum transmisi jaringan
  • Audit logger: logging bayangan untuk semua keputusan diagnosis
  • Feature flags: penggatingan modul berbasis variabel lingkungan

Integrasi LLM dan analisis trajektori (2026)

Penataan ulang LLM opsional ditambahkan, bersama dengan analisis trajektori klinis untuk pemantauan pasien longitudinal.

Peristiwa kunci:

  • Integrasi API DeepSeek untuk penataan ulang terbatas
  • Fallback LLM lokal Ollama untuk penggunaan offline
  • Analisis trajektori klinis: analisis tren 5 kunjungan
  • Trajectory V2 dengan kurva risiko dan cakupan sinyal
  • Mode bayangan Diagnosis V2 untuk evaluasi non-blokir
  • Chronic preservation untuk ekstraksi dosis historis

Fitur tertua

FiturPertama kali diperkenalkanMasih aktif?
Pemeriksa DDI2024Ya
Pencocok gejalaawal 2025Ya
Keamanan lampu lalu lintasawal 2025Ya
Fallback KB-onlyawal 2025Ya
Scraper DASpertengahan 2025Ya
Gerbang daruratawal 2025Ya

Penulisan ulang utama

Penulisan ulangKapanApa yang berubah
Mesin diagnosis v22026Evaluasi mode bayangan, integrasi trajektori, modul terapi
Sistem trajektori2026V2 dengan kurva risiko, cakupan sinyal, analisis delta kunjungan
Pemindai adaptif DASpertengahan 2025Menggantikan selektor tetap dengan pemetaan semantik adaptif
Arsitektur keamananakhir 2025Mengonsolidasikan pemeriksaan tersebar ke sistem pengaman terpadu

Kurva pertumbuhan

Basis kode telah tumbuh dari ekstensi popup sederhana (~5.000 baris) menjadi platform CDSS komprehensif (~60.000+ baris di TypeScript, JSON, dan CSS). Area pertumbuhan paling signifikan adalah:

  1. Komponen klinis (visualisasi trajektori, antarmuka workbench)
  2. Sistem keamanan (pengaman, logging audit, perlindungan PII)
  3. Lapisan integrasi (jembatan dashboard, autentikasi, transfer RME)

Halaman terkait